yesus perlu 33 musim
untuk bisa menulis
puisinya yang berdarah
kau hanya 22 tahun
untuk bisa merangkai
salibmu dari lidah api
pada hari ketiga
makam yesus terkuak
dia bangkit begitu sastrawi
pada hari ketiga
tanah telah berbunga
kau tidur kembali di dalam rahim
o, horas sondang
sekujur lukamu begitu harum
di altar pondok kelapa
kini bung karno menjemputmu
pergilah, minum kopi bersama munir
di satu kafe, republik tanpa para pencuri
Ambon, 10 Desember 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar